<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6716456903818165053</id><updated>2011-08-07T06:28:38.820-07:00</updated><title type='text'>sKa BgT MiLeY cYrUs</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://s-miley.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6716456903818165053/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://s-miley.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>latihan blogger</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6716456903818165053.post-8244142336044494834</id><published>2010-11-09T22:10:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T22:10:14.705-08:00</updated><title type='text'>CARA BELAJAR YANG EFEKTIF</title><content type='html'>&lt;h2&gt;Strategi Pembelajaran: 10 Cara Belajar yang&amp;nbsp;efektif&lt;/h2&gt;Kita setuju bahwa pembelajaran perlu terjadi seumur hidup dan dalam semua segi kehidupan. Masalahnya kemampuan seseorang untuk menyerap dan memiliki pengetahuan yang baru sebenarnya terbatas. Apalagi dalam jaman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;information overload&lt;/span&gt; seperti sekarang, di mana jumlah pengetahuan yang dapat dipelajari sudah melebihi kapasitas manusia untuk menyerapnya.Artinya dengan keterbatasan waktu, tenaga, ingatan dan kemampuan lainnya, kita perlu memberi prioritas pada strategi pembelajaran yang dapat memberi kita hasil yang maksimal dalam waktu yang terbatas. Artikel berikut yang saya ambil dari &lt;a href="http://psychology.about.com/od/educationalpsychology/tp/effective-learning.htm" target="_blank"&gt;About.com: Psychology&lt;/a&gt; membahas beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan pembelajaran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pelajari dasar-dasar peningkatan kemampuan ingatan &lt;/span&gt;- ada teknik-teknik tertentu yang dapat membantu kita untuk meningkatkan kemampuan mengingat, yang tentu saja akan bergantung pada daya ingat dan cara belajar seseorang. Beberapa hal yang bisa kita pelajari misalnya tehnik mind map, mnemonik dll.&lt;/li&gt;&lt;span id="more-533"&gt;&lt;/span&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pelajari dan terapkan hal-hal yang baru. &lt;/span&gt;Satu cara untuk menjadi pembelajar efektif adalah dengan terus belajar. Dengan mengulangi pembelajaran hal-hal baru dan memprakekkannya, kita sedang membangun jalur jaringan di otak yang akan memperkuat koneksi kita dengan informasi yang baru tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belajar dengan cara yang berbeda. &lt;/span&gt;Jelas setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun jika kita mau mempelajari cara belajar yang lain (visual, audio, kinestetik) ataupun metode pembelajaran yang lain, otak akan dapat menaruh informasi tersebut di beberapa tempat yang berbeda, yang akan memudahkan pemanggilan informasi tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ajarkan apa yang sudah kita pelajari pada orang lain &lt;/span&gt;- salah satu cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mengajarkannya pada orang lain. Tentunya setelah melewati proses internalisasi dan translasi, di mana kita akan mengajarkan dengan cara dan metode yang cocok dengan cara kita sendiri dan bukan sekedar menjiplak. Menulis blog adalah salah satu cara untuk mengajarkan sesuatu dengan cara yang berbeda kepada orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunakan pembelajaran terdahulu untuk mempelajari hal yang baru. &lt;/span&gt;Ini disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pembelajaran relasional&lt;/span&gt;, di mana kita akan melibatkan informasi yang baru pada hal-hal yang sudah kita ketahui.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Praktekkan – cari pengalaman&lt;/span&gt;. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran adalah dengan mempraktekkannya – dan bukan sekedar mempelajari atau menulis sesuatu tentang informasi tersebut.Praktekkan pengetahuan baru secara rutin!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Carilah jawaban dan bukan sekedar mengingat &lt;/span&gt;- sebisa mungkin jika kita sedang berusaha mengingat suatu informasi, lebih baik kita melakukan riset untuk mendapatkan jawabannnya. Jika kita terbiasa mengingat suatu informasi, ada kecenderungan kita akan melupakan informasi tersebut di masa depan. Hal ini terjadi karena dengan mengulangi percobaan mengingat, kita sedang merekam aktivitas secara negatif dan bukannya positif dalam ingatan kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pahami bagaimana cara terbaik untuk belajar&lt;/span&gt; – setiap orang unik, termasuk dalam cara dan strategi pembelajarannya. Semakin kita memahami keunikan, kekuatan dan kelemahan kita, semakin kita dapat belajar secara efektif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunakan ujian untuk meningkatkan pembelajaran&lt;/span&gt; – ujian menolong kita untuk dapat mengingat informasi yang diujikan dalam jangka waktu yang lebih lama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop multitasking&lt;/span&gt; – riset telah memperlihatkan bahwa multitasking sebenarnya membuat pembelajaran menjadi kurang efektif. Hal ini telah dibahas dalam &lt;a href="http://hikmatpembaharuan.wordpress.com/2009/01/28/fokus-fokus-fokus-mau-mau-mau/"&gt;posting &lt;/a&gt;ini.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6716456903818165053-8244142336044494834?l=s-miley.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://s-miley.blogspot.com/feeds/8244142336044494834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://s-miley.blogspot.com/2010/11/cara-belajar-yang-efektif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6716456903818165053/posts/default/8244142336044494834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6716456903818165053/posts/default/8244142336044494834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://s-miley.blogspot.com/2010/11/cara-belajar-yang-efektif.html' title='CARA BELAJAR YANG EFEKTIF'/><author><name>latihan blogger</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6716456903818165053.post-6243362219533899167</id><published>2010-11-09T22:05:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T22:05:32.738-08:00</updated><title type='text'>Kenakalan Remaja</title><content type='html'>Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Definisi kenakalan remaja menurut para ahli&lt;/h3&gt;&lt;ul class="br-li"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kartono, ilmuwan sosiologi&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah &lt;i&gt;juvenile delinquency&lt;/i&gt; merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Santrock &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;"Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal." &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?&lt;/h3&gt;Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Jenis-jenis kenakalan remaja&lt;/h3&gt;&lt;ul class="br-li"&gt;&lt;li&gt;Penyalahgunaan narkoba&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seks bebas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tawuran antara pelajar&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Penyebab terjadinya kenakalan remaja&lt;/h3&gt;Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). &lt;i&gt;&lt;strong&gt;Faktor internal:&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;ol class="br-li"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Krisis identitas&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kontrol diri yang lemah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Faktor eksternal:&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;ol class="br-li"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Keluarga&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Teman sebaya yang kurang baik&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja:&lt;/h3&gt;&lt;ol class="br-li"&gt;&lt;li&gt;Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6716456903818165053-6243362219533899167?l=s-miley.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://s-miley.blogspot.com/feeds/6243362219533899167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://s-miley.blogspot.com/2010/11/kenakalan-remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6716456903818165053/posts/default/6243362219533899167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6716456903818165053/posts/default/6243362219533899167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://s-miley.blogspot.com/2010/11/kenakalan-remaja.html' title='Kenakalan Remaja'/><author><name>latihan blogger</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
